Oded: Ojol Boleh Bawa Penumpang, Tapi Harus Ada Kesepakatan Aplikator dan Pemkot

- 28 Juni 2020, 16:58 WIB
PSBB di Kota Bandung resmi tak diperpanjang, semua sektor kini diberi kelonggaran namun ojol masih menunggu keputusan untuk beroperasi lagi.


FIXINDONESIA.COM- Kota Bandung kini mulai memasuki fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kendati demikian ada beberapa aturan baru yang harus dipatuhi oleh warga Bandung

Wali Kota Bandung Oded M Danial dalam konferensi pers di Balai Kota Bandung, Jumat 26 Juni 2020, mengatakan, memasuki fase AKB ini mal, pertokoan, restoran, dan toko modern boleh buka hingga pukul 21.00 WIB. Kemudian, lanjut Oded tempat peribadatan bisa menampung 50 persen jamaah dari kapasitas maksimal.

"Kapasitas pembukaan ruang-ruang aktivitas masyarakat bisa di 50%. Namun ada beberapa sektor yang tidak diizinkan dulu, yaitu sektor pendidikan, car free day, tempat hiburan, olahraga (gym), dan bioskop," kata Oded.

Baca Juga: Serius Garap Akun Youtube, Iis Dahlia: Gak Banyak Berharap Dari Televisi

Untuk tempat wisata seperti Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo, boleh kembali buka. Namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Pihak kebun binatang sudah menyampaikan surat resmi kepada kami dan akan segera kami tindaklanjuti. Kami akan memastikan harus dilakukan simulasi dan menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Oded melanjutkan, khusus untuk taman-taman di kota Bandung masih belum akan dibuka. Kendati demikian, Pemkot Bandung akan mulai melakukan simulasi dan membuat SOP untuk diberlakukan agar aktivitas di taman tetap memenuhi standar protokol kesehatan secara maksimal.

Dalam artikel PRFMNews.Pikiran-Rakyat.com berjudul "Ojol Boleh Angkut Penumpang Lagi, Ini Kegiatan-kegiatan yang Diperbolehkan di Fase AKB kota Bandung" yang dikutip fixindonesia, di fase AKB ini, kata Oded, untuk acara resepsi pernikahan diperbolehkan kembali. Baik di rumah maupun di gedung diharuskan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Terobos Palang Otomatis, Sekelompok Orang Aniaya Juru Parkir Hingga Kehilangan Tiga Jari

"Jadi, pernikahan di gedung akan mulai diperbolehkan. Khusus untuk resepsi pernikahan di rumah, harus mematuhi SOP yang akan ditetapkan di dalam Perwal dengan berkoordinasi dengan KUA," katanya.

Halaman:

Editor: Rinda Suherlina

Sumber: PRFM News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X