Pemkot Bandung: Warga Boleh Gelar Resepsi Pernikahan, Dianjurkan Tidak Pakai Upacara Adat

- 29 Juni 2020, 10:05 WIB
ILUSTRASI Pernikahan.* /PEXELS

FIXINDONESIA.COM - Warga Kota Bandung sudah bisa kembali menggelar resepsi pernikahan dengan mentaati protokol kesehatan Covid-19. Namun demikian, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta warga agar tidak memakai upacara adat.

"Pada tahap awal sebaiknya tidak diselenggarakan upacara adat yang menyita waktu. Karena kita minta penyelenggara atau keluarga untuk membagi waktu," ujarnya, Minggu 28 Juni 2020.

Yana mengatakan pada masa awal relaksasi ini, penyedia jasa pernikahan diwajibkan untuk menyiapkan sejumlah sarana penunjang protokol kesehatan. Termasuk mengatur waktu kedatangan para tamu, sehingga tidak terjadi kerumunan.

Baca Juga: Pecahkan Rekor, MV BLACKPINK “How You Like That” Berhasil Ditonton 135 Juta Kali

"Kita tidak tahu tamu yang datang itu dari mana? Apakah dari zona merah atau bukan? Kita tidak tahu. Makanya standar protokol kesehatan harus ketat," katanya.

Selain itu, sambung dia penyedia jasa pun diharuskan menyiapkan tempat duduk sesuai dengan jumlah minimun sebanyak 30 persen dari kapasitas gedung.

"Jangan dulu standing party. Karena kalau berdiri itu tidak ketahuan jumlahnya. Harus duduk sehingga bisa kelihatan jumlahnya sesuai kapasitas maksimum," katanya.

Baca Juga: Pasca Pembakaran Bendera Partai, Elektabilitas PDI P Tertinggi, Kok Bisa?

Yana menambahkan pengetatan aturan protokol kesehatan ini terpaksa dilakukan pada resepsi pernikahan karena acara seperti itu sangat rawan terjadinya kerumunan orang.

Halaman:

Editor: Rinda Suherlina


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X