Sekda Kota Bandung: Kalau Diijinkan Buka, Tempat Hiburan Malam Wajib Rapid Test Pengunjung

- 4 Juli 2020, 16:25 WIB
Ilustrasi club, tempat hiburan malam. /Pixabay/

FIXINDONESIA.COM - Pemerintah Kota Bandung memberikan syarat bagi tempat hiburan jika ingin kembali beroperasi dengan cara melakukan rapid test kepada para pengunjung seperti di klub malam dan karaoke.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna. Ia menegaskan hal itu perlu dilakukan lantaran potensi interaksi pengunjung di tempat hiburan terbilang tinggi.

Baca Juga: Tanggapi Tudingan Denny Siregar, Pimpinan Pesantren : Kesalahannya Semakin Nampak

Ema meminta pengunjung yang datang ke tempat hiburan malam harus dipastikan tidak terpapar virus corona.

"Persoalan terbesar adalah kalau di ruang karaoke, apa yang menjamin kalau pengunjung dan pemandu lagu itu tidak ada kontak fisik. Itu yang belum bisa dijawab oleh pengelola tempat hiburan. Saya sarankan setiap pengunjung idealnya dilakukan rapid test," kata Ema saat meninjau tempat hiburan F3X Club dan FOX Club, Jumat 3 Juli 2020.

Dikutip fixindonesia di laman resmi Pemkot Bandung. Ema menjelaskan bahwa rapid test sangat rasional disyaratkan bagi para pengunjung tempat hiburan malam, karena prosesnya pun cukup praktis dan singkat, ditambah kedatangan para pengunjung yang tidak singkat.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Objek Wisata Alam Bikin Akhir Pekanmu Menyenangkan

Dikatakan Ema, jika ada pengunjung yang dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test, secara otomatis yang bersangkutan dilarang masuk. Bahkan, Ia meminta yang bersangkutan bisa langsung mendapat penanganan dari tenaga medis.

Namun, Ema pun memberi apresiati terhadap inisiatif yang dilakuakan pengelola hiburan untuk mencatat identitas dari setiap pengunjung yang datang. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan terjadi penularan Covid-19, karena pungunjung sifatnya anonim dengan tidak diketahui identitasnya.

Halaman:

Editor: Negara Satia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X