Dispangtan Kota Bandung Sebut Ribuan Ekor Hewan Kurban Tak Layak Jual

- 28 Juli 2020, 21:00 WIB
Ilustrasi hewan kurban. /PIXABAY/PIXABAY/wiethase

 

FIXINDONESIA.COM - Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyatakan, tim Satgas Pemeriksa Hewan Kurban sudah memeriksa 12.826 ekor hewan yang dijual di seluruh wilayah Kota Bandung.

Menurutnya dari jumlah tersebut ditemukan 12,6 persen diantaranya tidak layak dan tak sehat untuk kurban.

Temuan tim Satgas Pemeriksa Hewan di lapangan mendapati 10,7 persen hewan kurban yang dijual masih belum memenuhi kriteria usia. Hewan kurban yang belum cukup umur ini dipaksakan dijual dengan harga murah.

Baca Juga: Dua Influencer Ini Dihukum 2 Tahun Penjara Hingga Denda Rp 271 Juta Lantaran Unggahan Video TikTok

"Kita sudah memeriksa di 24 kecamatan kebanyakan itu karena usia belum cukup, gigi belum tanggal itu yang mendominasi sekitar 10 persen. Sisanya itu karena penyakit ringan seperti sakit kulit, sakit mata atau mencret," ucap Gin Gin di Balai Benih Ikan Cibiru, Kota Bandung, Selasa 28 Juli 2020.

Gin Gin menyebutkan, hingga 27 Juli 2020 telah memeriksa 3.828 ekor sapi. Sebanyak 3.653 ekor dinyatakan sehat dan layak untuk kurban. Sementara 175 ekor dinyatakan tidak layak dan tidak sehat. Sedangkan 144 ekor lainnya masih belum cukup umur.

Satgas juga telah memeriksa 8.978 ekor domba. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.721 ekor dinyatakan layak dan sehat untuk kurban. Sedangkan 1.077 ekor domba juga didapati belum cukup umur dan 180 lainnya sakit, cacat, dan berkelamin betina.

Baca Juga: 26 Pengungsi Rohingnya di Malaysia Pura-Pura Tenggelam di Laut hingga Sembunyi di Semak-semak

Halaman:

Editor: Rinda Suherlina


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X