Polisi Masih Mendalami Kasus Penemuan Mayat Bayi di Cileunyi

- 14 Agustus 2020, 18:11 WIB
ILUSTRASI kasus penemuan bayi. Mayat bayi laki-laki ditemukan di bantaran Kalimalang oleh warga yang hendak mencari belut.* /PRFM/

 

FIXINDONESIA.COM - Kasus penemuan mayat bayi di Cileunyi yang terbakar pada Rabu 12 Agustus 2020 masih terus didalami oleh pihak kepolisian. Sejumlah bukti-bukti pun terus dikumpulkan polisi guna mengungkap kasus ini.

Kapolsek Cileunyi Kompol Sururi mengtakan, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan bukti guna mengungkap kasus penemuan mayat bayi di Cileunyi yang terbakar.

Baca Juga: Panembahan Al Nahyan Nasution, Ternyata Iniloh Makna Nama Bayi Kahiyang Ayu-Bobby

Bahkan, mayat bayi yang ditemukan di Kampung Panyawungan RT 09/RW 03 Desa Cileunyiwetan, Kecamatam Cileunyi, Kabupaten Bandung telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih guna pemeriksaan autopsi guna mengungkap jenis kelaminnya.

"Hingga saat ini kasusnya dalam proses penyelidikan dengan mengolah TKP dan meminta keterangan sajumlah saksi, termasuk membawa mayat bayi ke RS Sartika Asih untuk diatopsi dan memeriksa jenis kelaminnya karena waktu itu karena nyaris gosong tak diketahui jenis kelaminnya. Apakah bayi ada yang membuang dalam keadaan masih hidup atau ketika dibuang ke tempat pembakaran telah meninggal, masih penyelidikan," ujarnya, Jumat 14 Agustus 2020.

Baca Juga: Seorang Warga Dibuat Kaget, Ada Bayi Dikerubungi Semut di Persawahan Probolinggo

Kasus penemuan mayat bayi di Cileunyi di tempat pembakaran sampah depan kolam pemancingan tersebut memunculkan pertanyaan. Apakah terbakar karena ada yang membuang ataukah terbakar saat ada yang membakar sampah.

Hingga sekarang kasus penemuan bayi yang nyaris gosong tersebut, masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Cileunyi dan jenazah bayi tersebut sudah berada di RS Sartika Asih untuk diatopsi dan diperiksa jenis kelaminnya.

Halaman:

Editor: Faqih Rohman Syafei

Sumber: Galamedia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X