AKHIRNYA! Ini Kata Kemnaker Soal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan

- 14 Januari 2021, 21:00 WIB
AKHIRNYA! Ini Kata Kemnaker Soal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan /Pixabay/Jarmoluk

FIX INDONESIA – Berikut ini pernyataan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) soal pekerja yang belum terima uang BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021. 

Kemnaker pada saat tahun 2020 telah menyalurkan dana BLT BPJS Ketenagakerjaan, dari termin 1 hingga termin 2. Sasaran penerima dananya sebanyak 12,4 juta para pekerja di Indonesia.

Tercatat ada sekitar 290 ribu pekerja yang memiliki rekening rusak. Namun, pihak Kemnaker akan mengembalikan uangnya ke kas negara sesuai arahan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Sisa anggaran subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada tanggal 31 Desember 2020, hal ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan,” kata Plt. Dirjen PHI dan Jamsos Tri Retno Isnaningsih, melalui Siaran pers Biro Humas Kemnaker pada Sabtu 9 Januari 2021.

Untuk penyaluran selanjutnya, akan memakan waktu yang lama. Hal ini disebabkan adanya proses rekonsiliasi dengan Bank Himbara.

“Di samping itu, data riil penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank Himbara selaku Bank Penyalur mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai Bank sesuai rekening calon penerima sehingga memerlukan waktu,” lanjutnya.

Data pekerja yang bermasalah nomor rekeningnya akan dikembalikan ke pihak BPJS Ketenagakerjaan, yang kemudian pihak BPJS Ketenagakerjaan akan mengembalikan kembali datanya ke pihak perusahaan.

Bagi pekerja yang belum dapat uang BLT BPJS Ketenagakerjaan di tahun 2020, pihaknya akan kembali menyalurkan di tahun ini.

“Kita juga terus berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, melakukan perbaikan sisa data rekening yang belum dapat tersalurkan. Hal ini dilakukan sebagai upaya apabila sisa penerima yang belum tersalurkan dimungkinkan dapat dilanjutkan proses penyalurannya di tahun ini,” ungkap Retno.

Halaman:

Editor: Siti Resa Mutoharoh


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X