Mulai Besok 1 Juli 2020 Keluar-Masuk Jakarta Wajib Lampirkan SIKM, Ini Cara Buatnya

- 30 Juni 2020, 13:41 WIB
Petugas sedang memeriksa SIKM kepada masyarkat yang ingin masuk Jakarta .*/MUHAMMAD ADIMAJA/ANTARA

FIXINDONESIA.COM - Bagi warga yang hendak melakukan perjalanan keluar dan masuk wilayah DKI Jakarta diwajibakan untuk menunjukan Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM). Aturan tersebut tetap diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai syarat utama masuk ke wilayahnya.

Sebelumnya untuk membatasi pergerakan orang dalam mengatasi pandemi Covid-19, Pemprov DKI Jakarta menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 47 Tahun 2020 tentang Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM).

Pergub itu didasarkan pada Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hingga kini aturan tersebut masih berlaku dan belum di cabut oleh pemerintah pusat.

Baca Juga: Terancam Diproses Hukum Karena Manggung di Acara Hajatan, Rhoma: Mudah-mudahan Bupati Becanda

Dilansir dari zonajakarta.PIkiran-Rakyat.com, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebutkan pemberlakuan aturan itu sebagai upaya untuk menekan angka penularan Covid-19. Selain itu, sebagai bentuk perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Aturan tersebut, kata dia akan berlaku mulai 1 Juli 2020. Bagi pekerja yang bekerja di luar Jabodetabek diwajibkan untuk melengkapi surat keterangan bekerja atau surat keterangan memiliki usaha di luar Jabodetabek yang diketahui pejabat berwenang dengan menyertakan foto berwarna serta fotokopi KTP.

Sedangkan bagi warga non DKI Jakarta, harus menyertakan surat keterangan dari kelurahan atau desa asal, dan surat pernyataan sehat bermaterai, serta surat keterangan bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja.

Baca Juga: Mobil Milik Via Vallen Hangus Dilalap si Jago Merah, Pelaku Pembakaran Diamankan Polisi

Tak hanya itu, surat tugas dari instansi tempat bekerja di Jakarta dan surat jaminan bermaterai dari keluarga yang diketahui Ketua RT setempat untuk perjalan sekali. Termasuk surat keterangan domisili tempat tinggal dari kelurahan di Jakarta bagi pemohon dengan alasan darurat dan disertakan dengan foto berwarna dan fotokopi KTP.

Halaman:

Editor: Rinda Suherlina

Sumber: Zona Jakarta


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X