Komisi X DPR RI: PPDB Jakarta Cacat Aturan

- 1 Juli 2020, 08:51 WIB
Ilustrasi PPDB.*

FIXINDONESIA.COM- Polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) periode 2020/2021 terus bergulir. Banyak orang tua calon siswa yang mengeluhkan aturan PPDB di Jakarta menjadi sorotan anggota DPR RI.

Salah satunya Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan kesalahan dalam kebijakan sektor pendidikan, terutama soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 ini.

Menurutnya, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta sendiri telah melampaui kewenangannya dengan menyalahi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) yang mengatur PPDB.

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Hari Ini, Berikut Rinciannya

“Awalnya kami pikir ada yang salah dengan Permendikbud. Setelah dipelajari ternyata semua provinsi tidak ada masalah. Terjemahan di Provinsi DKI Jakarta ini di luar kebiasaan yang ada. DKI bukan negara lain. Masih di Indonesia. Semua provinsi harus mengikuti peraturan di atasnya, yaitu Permendikbud untuk urusan Pendidikan,” analisa Dede saat mengikuti pertemuan Komisi X DPR RI dengan relawan pendidikan, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020.

Dede menjelaskan, kesalahan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta ini adalah mendahulukan faktor usia dalam PPDB. Padahal, kata Dede, dalam Permendikbud yang didahulukan adalah zonasi.

“Zonasi itu minimal 50 persen, boleh 60 persen, tapi tidak boleh 40 persen. Ketika di zonasi ini ada yang sama, baru faktor usia dimasukkan. Ke depan kita harus rombak lagi, bukan hanya faktor usia yang didahulukan, tapi faktor nilai. Supaya yang mendapat nilai baik juga mendapat prioritas,” ujar politisi Partai Demokrat dilansir fixindonesia dari laman resmi DPR RI.

Baca Juga: Jumlah Positif Corona AS Merangkak Naik, Trump Dinilai Sudah Kibarkan Bendera Putih dan Menyerah

Dede menambahkan, relawan pendidikan yang telah melakukan audiensi dengan Komisi X DPR RI menyampaikan, banyak keluarga tidak mampu yang tidak diterima dalam PPDB. Apalagi, lanjut Dede, di masa pandemi seperti saat ini banyak orang tua siswa yang di PHK.

Halaman:

Editor: Rinda Suherlina


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X