Jokowi Sindir Menteri WFH 3 Bulan, Politisi Senior: Kalau Menterinya Salah, Presidennya Juga Salah

- 9 Juli 2020, 18:21 WIB
Presiden Jokowi saat melakukan rapat terbatas di Istana Negara, kemarin. Foto : Dok Instagram Presiden Jokowi /

FIXINDONESIA.COM – Pernyataan Presiden Jokowi yang menyindir kinerja para menterinya ketika sedang melakukan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah selama tiga bulan yang dianggap seperti sedang cuti kembali menjadi sorotan publik.

Seperti diketahui, sejak pandemi Covid-19 sejumlah Kementerian RI menerapkan WFH.

Baca Juga: Simpan Paket Sabu Siap Edar Dalam Rumah, LA Diringkus Polres Sukabumi Kota

Seperti yang diunggah pada, Rabu 8 Juli 2020, di kanal akun YouTube Sekretariat Presiden, saat Pengarahan Presiden RI dalam Rapat Percepatan Penyerapan Anggaran 6 Kementerian/ Lembaga di Istana Negara,  Selasa 7 Juli 2020.

“Saya minta kita miliki sense of crisis yang sama. Jangan sampai tiga bulan lalu kita sampaikan kerja dari rumah, work from home, yang saya lihat ini kayak cuti malahan," kata Jokowi.

Baca Juga: Gak Cuma Tompi, Chef Arnold Keluhkan Tagihan Listriknya Hingga 10 Juta

Selain itu, Jokowi juga meminta kepada para menterinya agar berkerja lebih keras lagi terutama di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini. Ia berharap agar para menterinya juga agar tidak bekerja biasa-biasa saja agar permasalahan terkait Covid-19 ini bisa segera teratasi

"Jangan kerja biasa-biasa saja. Kerja lebih keras, lebih cepat. Itu yang saya inginkan saat kondisi seperti ini," ujarnya.

Menanggapi pernyataan yang dilontarkan Presiden Jokowi, Politisi senior Permadi menilai, presiden seharusnya jangan terlalu menyalahkan menteri. Menurutnya, para menteri adalah pembantu presiden. Semua kebijakan, bahkan kinerja para menteri itu dibawah pengawasan presiden.

Halaman:

Editor: Negara Satia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X