Angka Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu, Penanganan Pemerintah Dipertanyakan

- 28 Juli 2020, 20:25 WIB
Ilustrasi virus corona. Pixabay /

FIXINDONESIA.COM - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan akan menempuh mekanisme yang dianggap perlu untuk melihat sejauh mana penanganan Pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia. 

Hal itu lantaran jumlah kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi pada Senin 27 Juli 2020, tercatat angka kumulatif kasus positif di Tanah Air mencapai 100.303 orang.

Berdasarkan data Worldometers, jumlah tersebut membuat Indonesia berada di urutan 24 sebagai negara dengan kasus virus Corona terbanyak di dunia, melewati negara asalnya China yang berada di posisi ke-26 dengan jumlah kasus infeksi virus Corona sebanyak 83.959 orang.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Disdik, Formi KBB Jadikan Olahraga Tradisional Sebagai Ektrakurikuler

Bahkan, jika diperlukan DPR akan mengadakan rapat dengan Pemerintah untuk membahas hal ini. DPR sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan memiliki kewenangan untuk mempertayakan hal tersebut kepada pemerintah.

“Kita tahu bahwa pemerintah telah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dengan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020, sebenarnya kami berharap banyak bahwa dengan aturan itu implementasinya yang dilakukan bisa berjalan dengan baik di lapangan," kata Dasco saat menjawab pertanyaan awak media di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 28 Juli 2020.

Baca Juga: Matamu Gatal? Jangan Digosok Coba Tiga Cara Ini, Salah Satunya Pakai Es Batu

Soal lain yang juga disampaikan Politisi Partai Gerindra tersebut yaitu terkait rencana pemerintah untuk membuka kembali sektor pariwisata dalam waktu dekat. Menurutnya, perlu ada uji coba secara parsial terkait pemberlakuan protokol Covid-19 secara ketat dan disiplin. Untuk itu, sektor pariwisata perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

"Karena kalau pariwisata ini tidak kita diperhatikan, ini akan membuat ekonomi masyarakat di daerah wisata akan sulit. Sehingga usul saya secara parsial dilakukan uji coba antara membuka pariwisata dan melakukan uji rapid dan swab,” tutur Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR itu.

Halaman:

Editor: Rinda Suherlina


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X