Pertamina Tanggapi Kritik Pedas Ahok

- 16 September 2020, 21:45 WIB
Pertamina Tanggapi Kritik Pedas Ahok /Dok. Istimewa RRI/

FIXINDONESIA.COM - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali mengambil sikap berani untuk berbicara perihal buruknya tata kelola PT Pertamina. Pernyataan tersebut langsung ditanggapi oleh Fajriyah Usman sebagai Vice President Corporate Communication Pertamina.

Melansir dari RRI, Sebelumnya, Ahok alias BTP menyikapi sejumlah masalah di perusahaan yang dia jalani, mulai dari jumlah gaji besar pejabat nonjob Pertamina, utang perusahaan yang terus membengkak, hingga masalah penunjukan jajaran direksi dan komisaris.

Menurut Fajriyah, pernyataan Ahok merupakan sebuah masukan guna perbaikan tata kelola Pertamina.

Baca Juga: Bongkar Aib Pertamina, Ahok: Sudah Copot Jabatan, Kok Masih Digaji Sama?

"Kami menghargai pernyataan pak BTP sebagai komisaris utama (komut) yang memang bertugas untuk pengawasan dan memberikan arahan," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh Fix Indonesia dari RRI pada 16 September 2020.

Fajriyah menambahkan, pernyataan Ahok juga sejalan dengan restrukturisasi Pertamina yang sedang dijalankan oleh jajaran Direksi, agar perusahaan milik negara tersebut menjadi lebih cepat, lebih adaptif dan kompetitif.  

"Upaya Direksi Pertamina untuk menjalankan Perusahaan sesuai prosedur, menjadi lebih transparan dan profesional telah konsisten nyata dilakukan, melalui penerapkan ISO 37001:2016 mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) oleh Pertamina dan Groupnya, kerjasama dengan PPATK dan juga institusi penegak hukum, serta pendampingan dengan KPK," tambahnya.

Baca Juga: Lewat Twitter, Andre Rosiade Desak Jokowi Berhentikan Ahok dari Pertamina

Selain itu, hubungan antar Direksi dan Komisaris Utama Pertamina sudah terjaga dengan baik. Manajemen dan Komisaris selalu bekerja sama untuk terus melakukan perbaikan Pertamina dan mendukung program-program pemerintah.

Halaman:

Editor: Muhamad Foriesta

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X