Ini Jawaban Cerdas Najwa Shihab yang Bikin Relawan Jokowi Bersatu Bungkam

- 7 Oktober 2020, 11:41 WIB
Ini jawaban cerdas Najwa Shihab yang bikin Relawan Jokowi Bersatu bungkam /Twitter/Mata Najwa

FIXINDONESIA.COM - Usai mengetahui dilaporkan Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi Soebarto ke Polda Metro Jawa, terkait treatmen 'kursi kosong'.

Najwa Shihab memberikan jawaban cerdas melalui tulisan yang diunggah di akun instragram pribadinya @najwashihab.

Najwa mengaku bahwa dirinya baru mengetahui soal pelaporan dirinya dari teman-teman media.

Baca Juga: Telak, Ini Jawaban Keras Najwa Shihab Usai Dilaporkan Relawan Jokowi Soal Kursi Kosong

"Saya baru mengetahui soal pelaporan ini dari teman-teman media. Saya belum tahu persis apa dasar pelaporan termasuk pasal yang dituduhkan. Saya dengar pihak Polda Metro Jaya menolak laporan tersebut dan meminta pelapor membawa persoalan ini ke Dewan Pers," tulis Najwa.

"Jika memang ada keperluan pemeriksaan, tentu saya siap memberikan keterangan di institusi resmi yang mempunyai kewenangan untuk itu,"sambung Najwa.

Najwa menerangkan, tayangan kursi kosong diniatkan mengundang pejabat publik menjelaskan kebijakan-kebijakannya terkait penanganan pandemi. Penjelasan itu tidak harus di Mata Najwa, bisa di mana pun. Namun, kemunculan Menteri Kesehatan memang minim dari pers sejak pandemi kian meningkat, bukan hanya di Mata Najwa saja. Dan dari waktu ke waktu, makin banyak pihak yang bertanya ihwal kehadiran dan proporsi Manteri Kesehatan dalam soal penanganan pandemi.

Baca Juga: Jelang Musim Penghujan, DPU Lakukan Ini Untuk Antisipasi Banjir

"Faktor-faktor itulah yang mendorong saya membuat tayangan yang muncul di kanal Youtube dan media sosial Narasi. Media massa perlu menyediakan ruang untuk mendiskusikan dan mengawasi kebijakan-kebijakan publik. Pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan juga berasal dari publik, baik para ahli/lembaga yang sejak awal concern dengan penanganan pandemi maupun warga biasa. Itu semua adalah usaha memerankan fungsi media sesuai UU Pers yaitu “mengembangkan pendapat umum” dan “melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum," terang Najwa.

Halaman:

Editor: Agus Satia Negara

Sumber: Instagram @najwashihab


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X