Jangan Sampai Salah, Inilah 5 Golongan Bukan Penerima Program BLT UMKM Rp2,4 Juta Tahap 2

- 17 Oktober 2020, 19:00 WIB
Jangan Sampai Salah, Inilah 5 Golongan Bukan Penerima Program BLT UMKM Rp2,4 Juta Tahap 2 /Riau.go.id

FIXINDONESIA.COM– Program Banpres Produktif atau BLT UMKM Rp2,4 juta tahap 2 bagi pelaku usaha mikro telah dibuka. Setidaknya sebanyak 3 juta penerima kuota bantuan BLT UMKM tahap 2 kali ini disediakan oleh pemerintah.

Program BLT UMKM Rp2,4 juta tahap 2 dibuka pendaftarannya sejak 13 Oktober 2020 baik di kabupaten maupun kota masing-masing. Hingga akhir pendaftaran pada 25 oktober 2020.

Pada sebelumnya, program BLT UMKM ini hanya dilakukan hingga September 2020. Namun pemerintah membuka kembali bantuan tersebut untuk membantu pelaku usaha UMKM.

Baca Juga: Waktunya Cek Merchant Baru ShopeePay Minggu Ini untuk Referensi Makanan Hingga Kecantikan

“Bantuan dana hibah dari Kemenkop UKM bagi pemilik usaha yang terkena dampak pandemi Covid-19 dengan besar bantuan tersebut sebanyak Rp 2,4 juta, dan hanya diberikan sekali saja. Untuk penerima bantuan BLT UMKM tahap 2 tidak dipungut biaya apapun untuk menerima bantuan tersebut,” sebagaimana dikutip Fixindonesia dari laman resmi Kemenkop UKM.

Hal tersebut tercantum pada Peraturan Menteri Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Republik Indonesia nomor 6 tahun 2020 tentang Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah bagi Pelaku Usaha Mikro.

Adapun beberapa golongan yang tidak diperkenankan untuk mendapatkan bantuan BLT UMKM Rp2,4 juta tahap 2 sebagai berikut:

  1. Aparatur Sipil Negara (ASN)
  2. Pegawai Negeri Sipil (PNS)
  3. Anggota TNI maupun Polri
  4. Pegawai BUMN maupun BUMD
  5. Pemilik KTP dengan alamat usaha yang berbeda

Bagi pelaku usaha dan juga termasuk golongan diatas tidak diperkenankan mendapatkan program BLT UMKM Rp2,4 juta. Namun bagi pemilik KTP dengan alamat usaha berbeda dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU) untuk mendapatkan bantuan UMKM tahap 2.

Baca Juga: Segera Daftar! Bantuan UMKM dari Facebook Ditutup 19 Oktober, Simak Persyaratan dan Tahapannya

Halaman:

Editor: Siti Resa Mutoharoh


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X