Hindari Cedera Tubuh saat WFH

- 11 Juli 2020, 16:10 WIB
/

Oleh:

Mulya Nurmansyah Ardisasmita dr., M.T.

Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat -  Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Perubahan dinamika proses bekerja yang sebelumnya seseorang dikatakan bekerja artinya orang tersebut pergi dari rumah menuju suatu tempat untuk melakukan pekerjaan secara bersama-sama dengan orang lain. Tapi dengan adanya perkembangan teknologi mulai adanya suatu perubahan proses bekerja yang dikenal dengan kerja jarak jauh. Kerja jarak jauh atau biasa disebut juga dengan kerja dari rumah adalah model atau perjanjian kerja dimana karyawan memperoleh fleksibilitas cara bekerja dalam hal tempat dan waktu karyawan tersebut bekerja yang proses kerjanya diawasi dan dibantu dengan bantuan teknologi informasi.

Baca Juga: Tembus Rp7 Juta, Ini Bocoran HP Iphone 12 yang Bakal Segera Rilis

Dengan adanya pandemi covid-19 ini membuat proses bekerja yang tadinya di dominasi oleh bekerja di kantor secara tiba-tiba berubah menjadi bekerja dari rumah. Hal ini tentunya memberikan tantangan sendiri di dalam proses peralihan tersebut baik didalam kultur model bekerjanya maupun unsur-unsur pendukungnya seperti teknologi dan tersedianya tempat yang layak untuk bekerja dari rumah. Karena prosesnya yang tiba-tiba ini maka banyak pekerja kantoran yang biasanya bekerja di kantor dengan suasana dengan ergonomi yang ideal menjadi tidak ideal karena tidak adanya tempat khusus untuk bekerja di rumah, yang pada akhirnya karyawan tersebut akan bekerja di area rumah yang udah tersedia kursi dan meja, seperti di ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, bahkan di tempat tidur.

Baca Juga: Fantastis! Berikut Daftar Aktor Korea Digaji Hingga Milyaran Rupiah

Menurut survey Penggunaan TIK dan data BPS, didapatkan bahwa pengguna laptop/notebook di indonesia proporsinya lebih banyak dari pada pengguna komputer desktop. Berarti ada kemungkinan besar bahwa tidak adanya lokasi khusus untuk bekerja di rumah karena sifatnya laptop/notebook yang flexibel penggunaannya dibandingkan dengan komputer desktop yang memerlukan meja dan kursi yang khusus serta peletakan monitor yang baik. Hal ini berakibat dengan adanya gangguan ergonomi pada pengguna laptop yang mungkin lokasi ruang kerjanya tidak disiapkan secara khusus yang nantinya mungkin bisa berakibat cedera pada sistem musculo skeletal seperti, carpal tunnel syndrome, inflamasi tendon, ketegangan otot pada jari, pundak, punggung dan lain lain.

Untuk mencegah tipe-tipe cedera yang diakibatkan oleh bekerja di rumah, kita bisa melakukan investasi untuk peralatan pendukung seperti kursi yang bisa mendukung bagian punggung secara baik serta bisa di naik turunkan sehingga posisi tungkai kaki setara dengan pinggul dan lengan bisa ideal. Selain itu kita juga bisa membeli laptop stand serta papan ketuk dan tetikus yang baik sehingga posisi tubuh di depan laptop akan baik dan mengurangi resiko cedera pada bekerja di rumah.

Halaman:

Editor: Rinda Suherlina


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Kesadaran: Sebuah Kajian Kesehatan

30 September 2020, 16:46 WIB

Tiga Prinsip Penanganan Wabah

29 September 2020, 13:35 WIB

Tuntutan Dunia Kerja Perikanan

29 September 2020, 10:03 WIB

Tujuh Tingkatan Nafsu

13 September 2020, 01:11 WIB

Anjay dalam Belantara Bahasa

2 September 2020, 08:11 WIB

Post Power Syndrome

31 Agustus 2020, 16:44 WIB

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X