Takut Makan Daging Kambing Saat Idul Adha, Tak Perlu Risau, Berikut Fakta Sebenarnya

- 1 Agustus 2020, 10:10 WIB
Daging kambing /Pixabay/

FIXINDONESIA.COM - Momentum perayaan hari raya Idul Adha masing berlangsung, seluruh umat muslim pun bersuka cita merayakannya dengan berbagi dan menikmati daging kurban baik kambing maupun sapi.

Jika pada hari-hari biasa, orang-orang dari kalangan biasa jarang atau bahkan sulit untuk bisa menikmati daging kambing lantaran harganya yang cukup mahal. Di hari raya Idul Adha semua bisa menikmatinya.

Baca Juga: Menyisakan Beberapa Catatan, DPRD Minta Premprov Jabar Segera Laksanakan P2APBD Jabar 2019

Namun, acapkali beredar kabar atau mitos yang mengatakan bahwa daging kambing sangat memiliki dampak berbahaya bagi kesehatan. Lalu, apakah benar demikian?.

Dilansir Fixindonesia dari islami.co, bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW sendiri sangat suka memakan daging kambing. Terutama pada bagian lengan dari daging seekor kambing. Abu Hurairah r.a. berkata: “Suatu ketika dihidangkan ke hadapan Rasulullah SAW semangkuk bubur dan daging. Maka beliau mengambil bahagian lengan (dari daging tersebut), dan bahagian itulah yang paling disenangi oleh Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam.” (HR. Muslim).

Baca Juga: Bareskrim Polri Serahkan Djoko Tjandra Ke Kejagung

Pada faktanya daging kambing sendiri merupakan daging merah yang paling banyak dikonsumsi didunia, bahkan menjadi makanan pokok di negara Timur Tengah seperti Afrika Utara, hingga kini telah merambah ke Amerika serta Eropa. Terlebih, Rasulullah SAW juga merupakan seorang penggembala kambing. Lalu mengapa Nabi Muhammad SAW sangat menyukai kambing?

Baca Juga: Kabar Gembira, KA Argo Parahyangan Kembali Beroperasi Bulan Agustus, Simak Jadwal Keberangkatannya

Ternyata, kambing memiliki banyak kebaikan dan keberkahan. Rasulullah SAW bersabda, “Peliharalah (manfaatkan) oleh kalian kambing kerana di dalamnya terdapat barakah.” (HR Ahmad) Dalam hadist lain, dari Abu Said berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Hampir saja harta muslim yang terbaik adalah kambing yang digembala di puncak gunung dan tempat jatuhnya hujan. Dengan membawa agamanya dia lari dari beberapa fitnah (kemungkaran atau peperangan sesama muslim).” (HR. Bukhari).

Halaman:

Editor: Agus Satia Negara

Sumber: islami.co


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X