Meski Pandemi Covid-19, Masyarakat Desa Adat Legian Tetap Gelar Peringatan Hari Raya Galungan

- 16 September 2020, 15:28 WIB
Masyarakat Desa Adat Legian Tetap Gelar Peringatan Hari Raya Galungan /PEXELS/Artem Beliaikin

 

FIXINDONESIA.COM- Masyarakat Desa Adat Legian tetap menggelar peringatan Hari Raya Galungan yang jatuh pada hari ini, Rabu 16 September 2020 meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19. 

Perayaan hari suci bagi umat Hindu ini digelar sebagai ekspresi ungkapan rasa syukur atas karunia yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa.

Dalam pelaksanaan persembahyangannya, petugas adat membatasi jumlah umat yang sembahyang dalam waktu bersamaan maksimal 30 orang. Selain itu, seluruh umat pun diwajibkan untuk menggunakan masker sebagai upaya menerapkan protokol kesehatan Covid-19. 

Baca Juga: Vivo V20 dan V20 SE Segera Dirilis, Cek Spesifikasi dan Harganya

Baca Juga: Insentif Prakerja Gagal? Yuk Ikuti Beberapa Langkah Berikut Ini

“Kami di Desa Adat Legian bersama LPM dan Satgas COVID-19 disini telah melakukan langkah-langah strategis pencegahan COVID-19 seperti memasang tanda jaga jarak antar umat dan melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh pura yang di wilayah kami,” ucap Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Legian, Wayan Puspa Negara di Badung.

Baca Juga: BLT BPJS Ketenagakerjaan Belum Cair? Calon Penerima Wajib Memperhatikan Hal-hal ini

Puspa Negara menuturkan, kesadaran masyarakat Desa Legian terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan sekitarnya dinilai cukup baik. 

“Mungkin masih ada satu dua waga kami masih ada yang mungkin lupa pakai masker, itu kami lakukan edukasi. Kami juga menyiapkan masker gratis kalau menemukan warga yang memakai pakai masker,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Siti Resa Mutoharoh

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X