Soal Video Viral Nakes Dangdutan, Anji: Tolong Perhatikan Kami Sebagai Musisi

- 29 Juni 2020, 14:08 WIB
VIDEO viral dangdutan tenaga medis di RSD Wisma Atlet Kemayoran./ /Twitter/@duniamanji

 

FIXINDONESIA.COM - Beredarnya video dangdutan yang digelar tenaga kesehatan (Nakes) sempat viral dan menjadi sorotan publik. Termasuk musisi kenamaan Erdian Aji Prihartanto atau yang akrab disapa Anji ini mengunggah video dangdutan yang digelar di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Anji mengaku kecewa lantaran acara tersebut menimbulkan kerumunan ditengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Mantan vokalis grup band Drive ini memberi kritikan kepada para petugas yang menggelar dangdutan ditengah kondisi genting pandemi.

Dalam artikel Pikiran-Rakyat.com berjudul "Viral Video Dangdutan di Wisma Atlet hingga Ciptakan Kerumunan, Anji Sindir Nakes" yang dikutip fixindonesia, Anji menyayangkan tindakan yang dinilai tak mengindahkan aturan physical distancing di tengah kerumunan.

Diketahui Anji membagikan unggahan video dangdutan tersebut lewat akun Twitter pribadinya. Tak hanya itu, Anji juga menyindir tenaga Nakes terkait penularan virus dalam kerumunan tersebut.

Baca Juga: Ombudsman Sebut Sebanyak 3927 Komisaris BUMN Rangkap Jabatan

"Dangdutan di Wisma Atlet. Saya tahu izin kerumunan sudah dikeluarkan. Tapi tetap berjarak. Ini Nakes mau saling menularkan virus atau bagaimana?," cuit Anji dalam akun Twitter @duniamanji.

Anji mengakui dirinya tidak mempersoalkan acara dangdut tanpa jarak di Wisma Atlet, namun dirinya hanya meminta keadilan agar pemerintah juga mengizinkan para musisi menggelar konser lagi.

Alasannya, lanjut dia, karena banyaknya musisi yang tidak bisa menggelar konser selama beberapa bulan terakhir sehingga banyak musisi yang kehilangan pekerjaannya.

"Oke saja siih seperti itu. Tapi izinkan musisi manggung lagi seperti ini. Kasihan ribuan/jutaan musisi yang kehilangan pekerjaan," papar Anji.

Halaman:

Editor: Rinda Suherlina

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X